LELAKI PILIHAN AYAH
Mentari
kembali menampakkan sinarnya, sinar pagi itu pun memasuki ruang melalui
celah-celah jendela rumah sakit. Terlihat keke yang tengah membacakan sebuah
dongeng untuk cahaya. Tapi tiba-tiba saja, keke menghentikan dongengnya ketika
farid datang
“assalamualaikum”
“waalaikumsalam.
Farid? Kau?”
“iya, ayah
cahaya yang meminta ku kemari”
“oh, pantas
saja. Soalnya kemarin waktu aku memintamu kemari kau malah menolaknya”
“aku hanya
ingin membuatmu mengerti ke”
“kau yang
harus mengerti. Kau adalah hidup bagi cahaya”
“dan kau
adalah hidup ku keke”bantah farid
“sudahlah,
kau memang tidak akan mengerti rid. Keluarga cahaya telah memberiku segalanya.
Sedangkan aku, aku merebut kebahagian putri mereka”
Mendengar
ucapan keke, farid hanya diam. Suasana pun menjadi sangat sunyi saat itu.
“aku tidak
akan menyerah pada keadaan apapun ke. Assalamualaikum” ucap farid lalu segera
meninggalkan kamar cahaya
“waalaikumsalam”
jawab keke pelan. Keke lalu segera menutup buku dongeng yang tadi ia baca untuk
cahaya. Lalu membuka jendela kamar itu agar cahaya bisa merasakan sinar mentari
pagi saat itu. Ketika membuka jendela, di seberang jalan tiba-tiba saja
terlihat dua orang anak kecil yang tengah memakan es krim sambil bercanda. Entah
mengapa saat itu tiba-tiba saja keke teringat akan masa kecilnya bersama dengan
cahaya
***
23 tahun
yang lalu ketika keke masih bayi, keke diangkat sebagai putri oleh sebuah
keluarga kaya yang memang belum memiliki anak. Keluarga itu pun menganggap keke
sama seperti putri mereka sendiri. Sampai akhirnya mereka memiliki putri yang
kemudian diberi nama cahaya. Meskipun demikian, keluarga tersebut tidak pernah
membedakan antara keke atau pun cahaya. Bagi mereka keke dan cahaya adalah
kedua putri mereka yang sangat membanggakan. Keluarga itu sangat bahagia sampai
akhirnya mereka tau bahwa cahaya memiliki kelainan hati yang membuat kesehatan
dan daya tahannya sangat terganggu. Keke pun berjanji untuk menjaga cahaya.
Keke terus melindungi cahaya bahkan hingga mereka berada dibangku SMA. Apapun
yang cahaya inginkan akan ia dapatkan. Mungkin itulah yang membuatnya agak
sedikit manja.
Suatu hari
ketika keke menyelesaikan kuliah S1 nya, tiba-tiba saja ayahnya
mempertemukannya dengan seseorang. Orang itu adalah farid dan ternyata farid
adalah lelaki pilihan ayahnya untuk keke
“Assalamualaikum. Kamu keke kan?”
“waalaikumsalam.
Anda ini siapa?”tanya keke pada farid ketika farid menyapa keke
“saya farid.
Pasti kamu sudah lupa ya. Saya temen kamu waktu SMP”
Keke lalu
segera mengingat laki-laki di hadapannya itu. Dan ternyata benar, laki-laki itu
adalah teman masa kecilnya dulu. Ia adalah cinta pertama cahaya. Hanya itulah
yang keke ingat mengenai farid
“oh iya aku
ingat. Apa kabar kamu?”
“alhamdulillah
baik”
“kamu pasti
ingin bertemu cahaya kan?” tanya keke dengan wajah sumringah karena ia yakin
jika bertemu dengan farid cahaya akan sangat senang
“hah kok
cahaya? Aku ingin bertemu kamu ke” ucap farid yang berhasil membuat keke
bungkam. Keke sama sekali tidak mengerti maksud ucapan farid. Sampai ayah tiba
dan menjelaskan semuanya pada keke
“farid
adalah lelaki pilihan ayah untuk kamu ke. Ayah tau kamu belum memikirkan hal
ini tapi menurut ayah sudah waktunya bagimu” jelas ayah pada keke yang membuat
keke semakin bingung
“tapi ayah,
bagaimana dengan cahaya. Aku ingin terus menjaga cahaya ayah”
“kamu masih
saja seperti dulu ya ke. Selalu memikirkan orang lain terutama cahaya”tambah
farid
Mendengar
ucapan farid keke hanya diam. Ia lalu mengucapkan permisi kepada farid dan ayah
untuk segera menuju ke kamar. Terlihat ketika ia tiba di kamar cahaya yang
tengah sibuk memainkan ponselnya
“kamu tau
farid datang kan?”tanya keke membuka pembicaraan
“aku tau”
“kenapa
tidak menemuinya?”tanya keke lagi
“untuk apa?
dia kesini untuk kamu ke”jawab cahaya kali ini dengan nada ketus
Mendengar
jawaban cahaya, keke hanya diam. Begitulah suasana kamar mereka saat itu. Keke
lalu mengambil buku dongengnya dan segera duduk disebelah cahaya
“aku sudah
ngantuk, jadi tidak perlu dongeng lagi”ucap cahaya seraya menarik selimutnya
hingga menutupi seluruh tubuhnya. Melihat kelakuan cahaya, keke tau bahwa
cahaya sangat marah padanya. Tapi ia tau betul bagaimana cahaya, ia tidak akan
bisa tidur sebelum mendengar dongeng. Malam itu, ketika semua orang tidur
nyenyak cahaya malah sangat gelisah. Ia benar-benar tidak bisa tidur.
Mengetahui hal itu, keke pun langsung segera mengambil bukunya dan membacakan
dongeng dengan suara keras agar cahaya bisa mendengarnya
“aku bilang aku
tidak ingin dongeng”jawab cahaya dengan wajah cemberut
“apa? aku
tidak membacanya untukmu. Aku hanya tidak bisa tidur saja jadi aku membaca
dongeng”
“baiklah,
terserah!!!” sambil menarik selimutnya kembali
Keke pun
membaca dongeng itu sampai habis. Setelah selesai, ia lalu turun dari tempat
tidurnya untuk melihat adik kesayangannya dan benar, sekarang cahaya sudah bisa
tidur dengan nyenyak
“dasar anak
manja”ucap keke pelan sambil sedikit tertawa
Keesokan
harinya, ketika keke dan semua keluarganya sedang sarapan farid kembali datang
untuk menyampaikan niatnya. Dengan ditemani oleh sang ayah, farid akhirnya
diperbolehkan untuk langsung bicara pada keke
“aku serius
dengan ucapan ku kemarin”
“tapi farid,
aku bingung. Disatu sisi kau adalah lelaki pilihan ayahku dan disisi lain
cahaya menyukaimu”
“apa? tapi
mana mungkin?”
“cahaya
memang tidak pernah mengatakan apapun tapi aku tau. Aku sudah bersamanya sejak
kecil”
“lalu kau
akan menolak ku?”
“tentu saja
tidak” tiba-tiba ayah keke datang dan menjawab pertanyaan farid
“tapi
ayah...”
“aku tidak
apa-apa ke”ucap tia yang juga tiba-tiba datang”cobalah untuk menerima farid
keke”ucap cahaya seraya memeluk keke
“...dan aku akan mencoba melupakan
dia”batin cahaya
“aku mengenalmu dengan sangat baik cahaya.
Aku tau perasaanmu yang sebenarnya dan aku tidak akan pernah membuatmu kecewa.
Itu adalah janji ku seumur hidup” batin keke
Hari ini
adalah hari pertunangan keke dan farid. Semua tamu sudah berkumpul tetapi keke
belum juga turun dari kamarnya. Farid pun menyuruh cahaya untuk meminta keke
turun. Tapi, selang 30 menit berlalu mereka berdua belum juga turun. Padahal
acaranya akan segera di mulai. Farid dan ayah lalu segera mencarinya mereka
berdua. Tapi tiba-tiba saja terdengar suara keke yang berteriak dari arah
kamarnya, dan ketika mereka tiba disana terlihat cahaya yang sudah terbaring
lemah dipangkuan keke
“apa yang
terjadi?”tanya farid
“nanti saja
tanyanya. Kita harus membawa cahaya kerumah sakit sekarang” ucap keke panik
Mereka lalu
membawa cahaya kerumah sakit. Terlihat semuanya masih menunggu dokter yang
sedang memeriksa cahaya di ruang UGD. Tak lama kemudian dokter pun datang
“bagaimana
keadaan putri kami dok?”tanya ayah
“tubuh
cahaya benar-benar tidak bisa bertahan lagi. Dia harus secepatnya mendapatkan
donor hati”
“tolong
lakukan apa saja untuk menyembuhkan putri kami dok. Tolong!!”ucap ibu cahaya
memohon kepada dokter
“kami pasti
akan berusaha, hanya saja untuk mendapatkan donor hati sangatlah sulit
sedangkan cahaya tidak bisa menunggu lagi” ucap dokter
***
Tiba-tiba
saja dering ponsel menghancurkan lamunan keke pagi itu. Keke pun segera
mengalihkan pandangannya dari dua anak kecil tadi menuju ke layar ponselnya.
Ternyata ada pesan dari farid, ia meminta keke untuk menemuinya ditaman
seberang rumah sakit sekarang. Keke pun segera memutuskan untuk menemui farid
“assalamualaikum”
ucap keke ketika tiba di taman itu
“waalaikumsalam.
Silahkan duduk!”
“tidak
apa-apa aku berdiri saja. Aku hanya ingin mengatakan bahwa aku menolak
pertunangan kita”
“keke. Kau
melakukan ini lagi”
“kau tidak
akan mengerti farid. Cahaya adalah segalanya bagi ayah dan ibu. Bahkan jika
mereka kehilangan aku mereka tidak akan sesedih jika kehilangan cahaya”
“kau ini
bicara apa ke? Jika kau tidak berharga bagi mereka. Maka kau sangat berharga bagiku”
“aku
berjanji untuk tidak membuatnya kecewa atau merasa sakit itu adalah janjiku
seumur hidup”
Mendengar
ucapan keke, farid hanya bisa diam
“kau tau rid
hidup ini bukan hanya tentang cinta. Kau mungkin memberiku cinta, tapi cahaya
memberiku segalanya. Dia memberiku rumah, keluarga,pendidikan dan segalanya
yang ku miliki sekarang. Bahkan ayah cahaya pula yang mempertemukan kita farid”
“tapi aku
tidak bisa menerima cahaya ke”
“kau pasti
bisa. Kau hanya butuh waktu. Berjanjilah...tolong berjanjilah!!!” pinta keke
pada farid
Farid pun
hanya mengangguk untuk menanggapi ucapan keke
“assalamualaikum
ke”ucap farid lalu berlalu meninggalkan keke dengan wajah tertunduk
“waalaikumsalam”
jawab keke pelan
Terlihat
farid segera pergi meninggalkan keke untuk menemui cahaya, tapi ketika farid
hendak menyebrang jalan tiba-tiba sebuah mobil melaju dengan sangat cepat ke
arah farid dan BRAKKKK!!!
***
Saat itu,
tiba-tiba saja seorang suster datang dan memberi tau dokter bahwa telah ada
seseorang yang bersedia mendonorkan hatinya untuk cahaya. Mendengar kabar
tersebut dokter pun segera melakukan operasi transplantasi hati pada cahaya.
Terlihat semuanya menunggui operasi cahaya dengan perasaan yang sangat
khawatir. Akhirnya setelah beberapa jam menunggu. Dokter pun memberi kabar
bahwa operasi cahaya berhasil dan keadaan cahaya akan segera membaik
3 hari
berlalu setelah operasi yang di lakukan oleh cahaya. Setelah 3 hari itu, cahaya
pun akhirnya sadar. terlihat semua
keluarga menunggunya diruangan itu kecuali keke dan farid
“ayah keke
dan farid mana?” tanya cahaya ketika ia membuka matanya
Mendengar
pertanyaan cahaya, semuanya diam
“kamu ingin
bertemu mereka?”
“iya tentu
saja, apa mereka sudah bertunangan sekarang? Yang ku ingat aku ingin menjemput
keke di kamarnya tapi...”
“sudahlah
ayah istirahatlah sebentar. Nanti ayah akan mengantarkan mu untuk menemui
mereka” ucap ayah menenangkan cahaya
***
Ayah cahaya
lalu membawanya ke sebuah tempat. Ditempat itu, terlihat sesosok lelaki yang
tengah berdoa untuk sebuah makam dihadapannya. Samar-samar cahaya mulai
mengenali laki-laki itu, ternyata ia adalah farid. Terlihat cahaya sangat
bingung saat itu. Ia pun segera mengedarkan pandangannya mencari keberadaan
keke
“assalamualaikum”
ucap cahaya dan ayahnya
“waalaikumsalam”
“rid ini
makam siapa?”tanya cahaya penasaran, namun ketika melihat makam itu tiba-tiba
saja cahaya meneteskan air matanya”i..ini keke” ucap cahaya dengan nada yang
bergetar”apa yang terjadi ayah? Apa yang terjadi pada keke?”
“ini semua
salahku ya. Saat itu, ada sebuah mobil yg hampir menabrakku tapi keke.... dia
malah mengorbankan dirinya untuk ku. Andai saja waktu itu aku tidak memintanya
menemuiku dan memaksanya menyukaiku. Mungkin ini semua tidak akan terjadi” ucap
farid dengan nada sangat bersalah
“kamu salah
farid. Keke juga menyukaimu. Kau tau? Dia menolakmu karena aku. Selama ini aku
hanya bisa merepotkan semua orang di dekatku. Seharusnya keke tidak melakukan
ini padaku. Seharusnya dia membiarkanku” cahaya terus menangis sambil
menyandarkan kepalanya di nisan keke
“menikahlah
dengan ku” ucap farid sambil memberikan sebuah cincin pada cahaya” ini
permintaan terakhirnya. Janjinya seumur hidup. Janji seorang kakak untuk
membahagiakan adiknya”
Mendengar ucapan
farid, cahaya hanya terdiam. Cahaya lalu menolak cincin yang farid berikan lalu
menatap sendu kemakam kakaknya
“kau tau? Kau
bisa mengatakan ku orang yang tidak tau diri. Tapi walaupun begitu, ini tentang
hati farid. Aku juga ingin hidup bersama orang yang menyukaiku dengan tulus
bukan orang yang sekedar menerima ku karena janji” cahaya lalu pergi sambil
menarik tangan ayahnya
“tunggu!! Tapi
apakah aku boleh kembali saat aku bisa menyukaimu dengan tulus?” tanya farid
pada cahaya. Tapi walaupun begitu cahaya tetap saja diam
“assamualaikum”
ucap cahaya berlalu
“waalaikumsalam”
***
Aku merasa kehilangan tanpa pernah
memiliki, merasa sendiri tanpa pernah berarti, merasa
hampa walau mungkin aku selalu sendiri. Dia selalu memikirkan ku tanpa
mengizinkan aku memikirkan perasaanmu . kau egois, kau terlalu egois sampai
mengorbankan segalanya untukku. Kau tau? Dari pada pendamping hidup aku
sekarang lebih butuh dirimu
3 tahun
berlalu sejak kejadian itu. Cahaya pun terus melanjutkan kuliahnya untuk
mengambil jurusan kedokteran. Setiap hari ia sangat sibuk. Tidak seperti dulu,
kini cahaya lebih dewasa dan bisa di andalkan
“halo
assalamualaikum. Ada apa ayah?”
“apa? aku
tidak ingin bertemu dengan lelaki pilihan ayah itu.”
“ayah
dengarlah sudah kuputuskan. A..aku...aku tidak akan menikah” cahaya lalu
menutup telponnya
Tiba-tiba
seorang perawat datang dan memberi tahukan bahwa ada seorang pasien kecelakaan
yang sedang membutuhkan pertolongan segera. Cahaya pun segera menemui orang
tersebut diruang UGD. Namun ketika cahaya datang
“KAU!!
APA-APAAN INI?”
Teriak cahaya
ketika melihat ruang UGD sudah di penuhi dengan bunga mawar merah dan melihat
sesosok lelaki yang sangat ia kenal
“farid?”
cahaya sangat terkejut melihat lelaki yang kini berada di hadapannya
“bukan...
aku bukan farid. Aku nugroho”
“nugroho?”
***
“aku adalah
lelaki pilihan ayahmu”
“tapi
wajahmu?”
“wajah ini? Farid
itu kakakku. Yah, orang-orang bilang kami kembar identik tapi aku tetap yakin
jika aku lebih tampan darinya iyakan?. farid sekarang sudah menikah dengan
seorang gadis kairo dan mereka tinggal di sana”
“jadi? Farid
sudah melupakan keke?”
“kau salah. Farid
tidak pernah melupakannya. Gadis hebat itu, aku yakin kau juga tidak pernah
melupakannya. Tapi ketahuilah hidup harus tetap berjalan karena hidup adalah
anugrah Tuhan Yang Maha Esa. Maka dari itu kau harus mau menjadi istriku”
“kau sedang
memaksa ku”tanya cahaya sinis
“dasar kau
ini! Aku ini sedang merayu mu. Kau tau? Aku perayu yang hebat, aku memiliki
banyak pacar saat aku kuliah dulu. Tapi farid bilang padaku, kalau Tuhan tidak
suka cara seperti itu maka dari itu ingin menikah denganmu”
“kau ini”
“apa? cahaya
aku serius” ucapnya seraya menyodorkan cincin pada cahaya
Tapi tiba-tiba
saja cahaya teringat kejadian saat dimakam 3 tahun yang lalu
“kalian
terlalu mirip. Aku mungkin akan lebih menyukai farid dari pada dirimu karena
sikapmu yang aneh. Kau tau? Kau orang teraneh! Kau melamar seorang gadis
diruang UGD?”
“tapi aku
yakin kau akan menerima ku karena...”
“karena?”
“aku adalah
lelaki pilihan ayahmu”
“kau benar”
Cahaya lalu
memutuskan untuk menerima nugroho. Karena bagi cahaya, nugroho adalah
satu-satunya orang yang mampu membuatnya tersenyum setelah kematian keke. Nugroho
telah membuat dirinya kembali dan sadar bahwa apapun yang terjadi adalah yang
paling terbaik karena hidup adalah sebuah anugrah Tuhan. Lelaki pilihan ayahnya
ini telah membuatnya sadar akan segala hal bahwa hidup tidak boleh berhenti,
hidup haruslah terus berjalan karena dengan begitu kau akan mengerti apa itu
bersyukur
SELESAI
sugoii!
BalasHapus