Rabu, 04 Mei 2016

CERPEN

LELAKI PILIHAN AYAH

Mentari kembali menampakkan sinarnya, sinar pagi itu pun memasuki ruang melalui celah-celah jendela rumah sakit. Terlihat keke yang tengah membacakan sebuah dongeng untuk cahaya. Tapi tiba-tiba saja, keke menghentikan dongengnya ketika farid datang
“assalamualaikum”
“waalaikumsalam. Farid? Kau?”
“iya, ayah cahaya yang meminta ku kemari”
“oh, pantas saja. Soalnya kemarin waktu aku memintamu kemari kau malah menolaknya”
“aku hanya ingin membuatmu mengerti ke”
“kau yang harus mengerti. Kau adalah hidup bagi cahaya”
“dan kau adalah hidup ku keke”bantah farid
“sudahlah, kau memang tidak akan mengerti rid. Keluarga cahaya telah memberiku segalanya. Sedangkan aku, aku merebut kebahagian putri mereka”
Mendengar ucapan keke, farid hanya diam. Suasana pun menjadi sangat sunyi saat itu.
“aku tidak akan menyerah pada keadaan apapun ke. Assalamualaikum” ucap farid lalu segera meninggalkan kamar cahaya
“waalaikumsalam” jawab keke pelan. Keke lalu segera menutup buku dongeng yang tadi ia baca untuk cahaya. Lalu membuka jendela kamar itu agar cahaya bisa merasakan sinar mentari pagi saat itu. Ketika membuka jendela, di seberang jalan tiba-tiba saja terlihat dua orang anak kecil yang tengah memakan es krim sambil bercanda. Entah mengapa saat itu tiba-tiba saja keke teringat akan masa kecilnya bersama dengan cahaya
***
23 tahun yang lalu ketika keke masih bayi, keke diangkat sebagai putri oleh sebuah keluarga kaya yang memang belum memiliki anak. Keluarga itu pun menganggap keke sama seperti putri mereka sendiri. Sampai akhirnya mereka memiliki putri yang kemudian diberi nama cahaya. Meskipun demikian, keluarga tersebut tidak pernah membedakan antara keke atau pun cahaya. Bagi mereka keke dan cahaya adalah kedua putri mereka yang sangat membanggakan. Keluarga itu sangat bahagia sampai akhirnya mereka tau bahwa cahaya memiliki kelainan hati yang membuat kesehatan dan daya tahannya sangat terganggu. Keke pun berjanji untuk menjaga cahaya. Keke terus melindungi cahaya bahkan hingga mereka berada dibangku SMA. Apapun yang cahaya inginkan akan ia dapatkan. Mungkin itulah yang membuatnya agak sedikit manja.
Suatu hari ketika keke menyelesaikan kuliah S1 nya, tiba-tiba saja ayahnya mempertemukannya dengan seseorang. Orang itu adalah farid dan ternyata farid adalah lelaki pilihan ayahnya untuk keke
 “Assalamualaikum. Kamu keke kan?”
“waalaikumsalam. Anda ini siapa?”tanya keke pada farid ketika farid menyapa keke
“saya farid. Pasti kamu sudah lupa ya. Saya temen kamu waktu SMP”
Keke lalu segera mengingat laki-laki di hadapannya itu. Dan ternyata benar, laki-laki itu adalah teman masa kecilnya dulu. Ia adalah cinta pertama cahaya. Hanya itulah yang keke ingat mengenai farid
“oh iya aku ingat. Apa kabar kamu?”
“alhamdulillah baik”
“kamu pasti ingin bertemu cahaya kan?” tanya keke dengan wajah sumringah karena ia yakin jika bertemu dengan farid cahaya akan sangat senang
“hah kok cahaya? Aku ingin bertemu kamu ke” ucap farid yang berhasil membuat keke bungkam. Keke sama sekali tidak mengerti maksud ucapan farid. Sampai ayah tiba dan menjelaskan semuanya pada keke
“farid adalah lelaki pilihan ayah untuk kamu ke. Ayah tau kamu belum memikirkan hal ini tapi menurut ayah sudah waktunya bagimu” jelas ayah pada keke yang membuat keke semakin bingung
“tapi ayah, bagaimana dengan cahaya. Aku ingin terus menjaga cahaya ayah”
“kamu masih saja seperti dulu ya ke. Selalu memikirkan orang lain terutama cahaya”tambah farid
Mendengar ucapan farid keke hanya diam. Ia lalu mengucapkan permisi kepada farid dan ayah untuk segera menuju ke kamar. Terlihat ketika ia tiba di kamar cahaya yang tengah sibuk memainkan ponselnya
“kamu tau farid datang kan?”tanya keke membuka pembicaraan
“aku tau”
“kenapa tidak menemuinya?”tanya keke lagi
“untuk apa? dia kesini untuk kamu ke”jawab cahaya kali ini dengan nada ketus
Mendengar jawaban cahaya, keke hanya diam. Begitulah suasana kamar mereka saat itu. Keke lalu mengambil buku dongengnya dan segera duduk disebelah cahaya
“aku sudah ngantuk, jadi tidak perlu dongeng lagi”ucap cahaya seraya menarik selimutnya hingga menutupi seluruh tubuhnya. Melihat kelakuan cahaya, keke tau bahwa cahaya sangat marah padanya. Tapi ia tau betul bagaimana cahaya, ia tidak akan bisa tidur sebelum mendengar dongeng. Malam itu, ketika semua orang tidur nyenyak cahaya malah sangat gelisah. Ia benar-benar tidak bisa tidur. Mengetahui hal itu, keke pun langsung segera mengambil bukunya dan membacakan dongeng dengan suara keras agar cahaya bisa mendengarnya
“aku bilang aku tidak ingin dongeng”jawab cahaya dengan wajah cemberut
“apa? aku tidak membacanya untukmu. Aku hanya tidak bisa tidur saja jadi aku membaca dongeng”
“baiklah, terserah!!!” sambil menarik selimutnya kembali
Keke pun membaca dongeng itu sampai habis. Setelah selesai, ia lalu turun dari tempat tidurnya untuk melihat adik kesayangannya dan benar, sekarang cahaya sudah bisa tidur dengan nyenyak
“dasar anak manja”ucap keke pelan sambil sedikit tertawa
Keesokan harinya, ketika keke dan semua keluarganya sedang sarapan farid kembali datang untuk menyampaikan niatnya. Dengan ditemani oleh sang ayah, farid akhirnya diperbolehkan untuk langsung bicara pada keke
“aku serius dengan ucapan ku kemarin”
“tapi farid, aku bingung. Disatu sisi kau adalah lelaki pilihan ayahku dan disisi lain cahaya menyukaimu”
“apa? tapi mana mungkin?”
“cahaya memang tidak pernah mengatakan apapun tapi aku tau. Aku sudah bersamanya sejak kecil”
“lalu kau akan menolak ku?”
“tentu saja tidak” tiba-tiba ayah keke datang dan menjawab pertanyaan farid
“tapi ayah...”
“aku tidak apa-apa ke”ucap tia yang juga tiba-tiba datang”cobalah untuk menerima farid keke”ucap cahaya seraya memeluk keke

“...dan aku akan mencoba melupakan dia”batin cahaya
aku mengenalmu dengan sangat baik cahaya. Aku tau perasaanmu yang sebenarnya dan aku tidak akan pernah membuatmu kecewa. Itu adalah janji ku seumur hidup” batin keke

Hari ini adalah hari pertunangan keke dan farid. Semua tamu sudah berkumpul tetapi keke belum juga turun dari kamarnya. Farid pun menyuruh cahaya untuk meminta keke turun. Tapi, selang 30 menit berlalu mereka berdua belum juga turun. Padahal acaranya akan segera di mulai. Farid dan ayah lalu segera mencarinya mereka berdua. Tapi tiba-tiba saja terdengar suara keke yang berteriak dari arah kamarnya, dan ketika mereka tiba disana terlihat cahaya yang sudah terbaring lemah dipangkuan keke
“apa yang terjadi?”tanya farid
“nanti saja tanyanya. Kita harus membawa cahaya kerumah sakit sekarang” ucap keke panik
Mereka lalu membawa cahaya kerumah sakit. Terlihat semuanya masih menunggu dokter yang sedang memeriksa cahaya di ruang UGD. Tak lama kemudian dokter pun datang
“bagaimana keadaan putri kami dok?”tanya ayah
“tubuh cahaya benar-benar tidak bisa bertahan lagi. Dia harus secepatnya mendapatkan donor hati”
“tolong lakukan apa saja untuk menyembuhkan putri kami dok. Tolong!!”ucap ibu cahaya memohon kepada dokter
“kami pasti akan berusaha, hanya saja untuk mendapatkan donor hati sangatlah sulit sedangkan cahaya tidak bisa menunggu lagi” ucap dokter
***
Tiba-tiba saja dering ponsel menghancurkan lamunan keke pagi itu. Keke pun segera mengalihkan pandangannya dari dua anak kecil tadi menuju ke layar ponselnya. Ternyata ada pesan dari farid, ia meminta keke untuk menemuinya ditaman seberang rumah sakit sekarang. Keke pun segera memutuskan untuk menemui farid
“assalamualaikum” ucap keke ketika tiba di taman itu
“waalaikumsalam. Silahkan duduk!”
“tidak apa-apa aku berdiri saja. Aku hanya ingin mengatakan bahwa aku menolak pertunangan kita”
“keke. Kau melakukan ini lagi”
“kau tidak akan mengerti farid. Cahaya adalah segalanya bagi ayah dan ibu. Bahkan jika mereka kehilangan aku mereka tidak akan sesedih jika kehilangan cahaya”
“kau ini bicara apa ke? Jika kau tidak berharga bagi mereka. Maka kau sangat berharga bagiku”
“aku berjanji untuk tidak membuatnya kecewa atau merasa sakit itu adalah janjiku seumur hidup”
Mendengar ucapan keke, farid hanya bisa diam
“kau tau rid hidup ini bukan hanya tentang cinta. Kau mungkin memberiku cinta, tapi cahaya memberiku segalanya. Dia memberiku rumah, keluarga,pendidikan dan segalanya yang ku miliki sekarang. Bahkan ayah cahaya pula yang mempertemukan kita farid”
“tapi aku tidak bisa menerima cahaya ke”
“kau pasti bisa. Kau hanya butuh waktu. Berjanjilah...tolong berjanjilah!!!” pinta keke pada farid
Farid pun hanya mengangguk untuk menanggapi ucapan keke
“assalamualaikum ke”ucap farid lalu berlalu meninggalkan keke dengan wajah tertunduk
“waalaikumsalam” jawab keke pelan
Terlihat farid segera pergi meninggalkan keke untuk menemui cahaya, tapi ketika farid hendak menyebrang jalan tiba-tiba sebuah mobil melaju dengan sangat cepat ke arah farid dan BRAKKKK!!!
***
Saat itu, tiba-tiba saja seorang suster datang dan memberi tau dokter bahwa telah ada seseorang yang bersedia mendonorkan hatinya untuk cahaya. Mendengar kabar tersebut dokter pun segera melakukan operasi transplantasi hati pada cahaya. Terlihat semuanya menunggui operasi cahaya dengan perasaan yang sangat khawatir. Akhirnya setelah beberapa jam menunggu. Dokter pun memberi kabar bahwa operasi cahaya berhasil dan keadaan cahaya akan segera membaik
3 hari berlalu setelah operasi yang di lakukan oleh cahaya. Setelah 3 hari itu, cahaya pun akhirnya sadar.  terlihat semua keluarga menunggunya diruangan itu kecuali keke dan farid
“ayah keke dan farid mana?” tanya cahaya ketika ia membuka matanya
Mendengar pertanyaan cahaya, semuanya diam
“kamu ingin bertemu mereka?”
“iya tentu saja, apa mereka sudah bertunangan sekarang? Yang ku ingat aku ingin menjemput keke di kamarnya tapi...”
“sudahlah ayah istirahatlah sebentar. Nanti ayah akan mengantarkan mu untuk menemui mereka” ucap ayah menenangkan cahaya
***
Ayah cahaya lalu membawanya ke sebuah tempat. Ditempat itu, terlihat sesosok lelaki yang tengah berdoa untuk sebuah makam dihadapannya. Samar-samar cahaya mulai mengenali laki-laki itu, ternyata ia adalah farid. Terlihat cahaya sangat bingung saat itu. Ia pun segera mengedarkan pandangannya mencari keberadaan keke
“assalamualaikum” ucap cahaya dan ayahnya
“waalaikumsalam”
“rid ini makam siapa?”tanya cahaya penasaran, namun ketika melihat makam itu tiba-tiba saja cahaya meneteskan air matanya”i..ini keke” ucap cahaya dengan nada yang bergetar”apa yang terjadi ayah? Apa yang terjadi pada keke?”
“ini semua salahku ya. Saat itu, ada sebuah mobil yg hampir menabrakku tapi keke.... dia malah mengorbankan dirinya untuk ku. Andai saja waktu itu aku tidak memintanya menemuiku dan memaksanya menyukaiku. Mungkin ini semua tidak akan terjadi” ucap farid dengan nada sangat bersalah
“kamu salah farid. Keke juga menyukaimu. Kau tau? Dia menolakmu karena aku. Selama ini aku hanya bisa merepotkan semua orang di dekatku. Seharusnya keke tidak melakukan ini padaku. Seharusnya dia membiarkanku” cahaya terus menangis sambil menyandarkan kepalanya di nisan keke
“menikahlah dengan ku” ucap farid sambil memberikan sebuah cincin pada cahaya” ini permintaan terakhirnya. Janjinya seumur hidup. Janji seorang kakak untuk membahagiakan adiknya”
Mendengar ucapan farid, cahaya hanya terdiam. Cahaya lalu menolak cincin yang farid berikan lalu menatap sendu kemakam kakaknya
“kau tau? Kau bisa mengatakan ku orang yang tidak tau diri. Tapi walaupun begitu, ini tentang hati farid. Aku juga ingin hidup bersama orang yang menyukaiku dengan tulus bukan orang yang sekedar menerima ku karena janji” cahaya lalu pergi sambil menarik tangan ayahnya
“tunggu!! Tapi apakah aku boleh kembali saat aku bisa menyukaimu dengan tulus?” tanya farid pada cahaya. Tapi walaupun begitu cahaya tetap saja diam
“assamualaikum” ucap cahaya berlalu
“waalaikumsalam”
***
Aku merasa kehilangan tanpa pernah memiliki, merasa sendiri tanpa pernah berarti, merasa hampa walau mungkin aku selalu sendiri. Dia selalu memikirkan ku tanpa mengizinkan aku memikirkan perasaanmu . kau egois, kau terlalu egois sampai mengorbankan segalanya untukku. Kau tau? Dari pada pendamping hidup aku sekarang lebih butuh dirimu
3 tahun berlalu sejak kejadian itu. Cahaya pun terus melanjutkan kuliahnya untuk mengambil jurusan kedokteran. Setiap hari ia sangat sibuk. Tidak seperti dulu, kini cahaya lebih dewasa dan bisa di andalkan
“halo assalamualaikum. Ada apa ayah?”
“apa? aku tidak ingin bertemu dengan lelaki pilihan ayah itu.”
“ayah dengarlah sudah kuputuskan. A..aku...aku tidak akan menikah” cahaya lalu menutup telponnya
Tiba-tiba seorang perawat datang dan memberi tahukan bahwa ada seorang pasien kecelakaan yang sedang membutuhkan pertolongan segera. Cahaya pun segera menemui orang tersebut diruang UGD. Namun ketika cahaya datang
“KAU!! APA-APAAN INI?”
Teriak cahaya ketika melihat ruang UGD sudah di penuhi dengan bunga mawar merah dan melihat sesosok lelaki yang sangat ia kenal
“farid?” cahaya sangat terkejut melihat lelaki yang kini berada di hadapannya
“bukan... aku bukan farid. Aku nugroho”
“nugroho?”
***
“aku adalah lelaki pilihan ayahmu”
“tapi wajahmu?”
“wajah ini? Farid itu kakakku. Yah, orang-orang bilang kami kembar identik tapi aku tetap yakin jika aku lebih tampan darinya iyakan?. farid sekarang sudah menikah dengan seorang gadis kairo dan mereka tinggal di sana”
“jadi? Farid sudah melupakan keke?”
“kau salah. Farid tidak pernah melupakannya. Gadis hebat itu, aku yakin kau juga tidak pernah melupakannya. Tapi ketahuilah hidup harus tetap berjalan karena hidup adalah anugrah Tuhan Yang Maha Esa. Maka dari itu kau harus mau menjadi istriku”
“kau sedang memaksa ku”tanya cahaya sinis
“dasar kau ini! Aku ini sedang merayu mu. Kau tau? Aku perayu yang hebat, aku memiliki banyak pacar saat aku kuliah dulu. Tapi farid bilang padaku, kalau Tuhan tidak suka cara seperti itu maka dari itu ingin menikah denganmu”
“kau ini”
“apa? cahaya aku serius” ucapnya seraya menyodorkan cincin pada cahaya
Tapi tiba-tiba saja cahaya teringat kejadian saat dimakam 3 tahun yang lalu
“kalian terlalu mirip. Aku mungkin akan lebih menyukai farid dari pada dirimu karena sikapmu yang aneh. Kau tau? Kau orang teraneh! Kau melamar seorang gadis diruang UGD?”
“tapi aku yakin kau akan menerima ku karena...”
“karena?”
“aku adalah lelaki pilihan ayahmu”
“kau benar”
Cahaya lalu memutuskan untuk menerima nugroho. Karena bagi cahaya, nugroho adalah satu-satunya orang yang mampu membuatnya tersenyum setelah kematian keke. Nugroho telah membuat dirinya kembali dan sadar bahwa apapun yang terjadi adalah yang paling terbaik karena hidup adalah sebuah anugrah Tuhan. Lelaki pilihan ayahnya ini telah membuatnya sadar akan segala hal bahwa hidup tidak boleh berhenti, hidup haruslah terus berjalan karena dengan begitu kau akan mengerti apa itu bersyukur


SELESAI

1 komentar: